Segenggam Cahya
Aku harus tersenyum
Meski usang jantung
Meski kotor jiwa
Penuh dengan kelu
Pahit
Siapa bilang manis ?
Dunia
Siapa bilang abadi ?
Aku lelah,hatiku kering kerontang
Nyaris kehilangan harapan
Tapi segenggam cahya pagi
Tetap hadir memberikan terang
Dijiwa keropos ini
Hatiku gemuruh ingin hentikan kejam
Tapi nafas memaksa
Untuk tetap
Tetap dalam sebuah harapan
Komentar
Posting Komentar